Beranda > Keheningan > PENGEMBALA DOMBA TERJEPIT KAMBING.

PENGEMBALA DOMBA TERJEPIT KAMBING.

Saya ingin mengulang sebuah cerita, suatu hari seorang public speaker, yang membabarkan tentang KEBENARAN sedang manggung dan didengarkan oleh banyak pendengarnya. Seorang pendengar yang karena terseret arus juga ada disitu, dan pas duduk didepan si Pembicara.

Si Pembicara mulai ceramahnya dan pada jedah-jedah tertentu dia meminta hadirin….., “tepuk tangan dong…”, dan semua hadirin-pun bertepuk tangan, kecuali si pendengar yang terseret arus itu. Setelah beberapa kali si Pembicara meminta hadirin tepuk-tangan…., dan si pendengar yang terseret arus itu barangkali tuli, tetap tak ikut bertepuk-tangan. Hal ini barangkali membuat si Publik speaker jengkel. Diapun mulai menyindir si pendengar yang tuli itu, yang tak pernah mau ikut tepuk-tangan….., seraya berkata, “jika kamu merasa tidak cocok mendengar ceramah seorang Guru, sebaiknya kamu keluar dan mencari Guru yang lain. Kamu mestilah menghargai orang yang berbicara didepan kamu. Jika kamu menganggap orang yang bicara didepan kamu seorang Guru, maka kamu akan mendapat berkah Guru. Jika kamu menganggap orang yang bicara didepan kamu seorang dewa, maka kamu akan mendapat berkah dewa. Sebaliknya jika kamu menganggap orang yang bicara didepan kamu bajingan, maka kamu akan mendapat berkah bajingan.” Ceramahnya berapi-api, diapun melanjutkan. “Kalian adalah ibarat domba-domba yang terjepit, kalian mesti bebas dari jepitan, kalu tidak kalian akan diterkam harimau. Untuk itu kalian butuh seorang Guru, yang akan dapat membantu kalian terbebas dari himpitan.”

Sungguh suatu lelucon yang menarik, si Pengembala domba yang terjepit kambing hitam batinnya yang digelapkan oleh predikat Guru.

Kategori:Keheningan
  1. 19 Mei 2013 pukul 8:45 am

    Howdy! I just wish to give you a huge thumbs up for your great info you have got right here on this post.
    I will be coming back to your site for more soon.

    • 24 Mei 2013 pukul 8:13 am

      Thanks for your call on and appreciation. But I’m wonder, do you really understand my Indonesian?

  2. 9 Juli 2013 pukul 9:13 am

    Pretty section of content. I just stumbled upon your weblog
    and in accession capital to assert that I get actually enjoyed account your blog posts.
    Any way I’ll be subscribing to your feeds and even I achievement you access consistently fast.

  3. 9 Juli 2013 pukul 10:49 am

    Hi there, You have done a fantastic job. I will definitely digg it
    and personally suggest to my friends. I am sure they’ll be benefited from this site.

    • 9 Juli 2013 pukul 2:42 pm

      Just a few people who like my articles, including you. Do you really enjoy it?
      People are trapped in the trust, would not like to read, and many were offended and hate.
      Thanks you have come to my site.

  4. 19 Juli 2013 pukul 2:32 pm

    Hey! I know this is somewhat off topic but
    I was wondering if you knew where I could find a captcha plugin
    for my comment form? I’m using the same blog platform as yours and I’m having difficulty finding
    one? Thanks a lot!

    • windra
      29 Juli 2013 pukul 8:45 pm

      I’m very sorry, I have no idea.

  5. 22 Juli 2013 pukul 6:13 am

    This page really has all the information I
    wanted about this subject and didn’t know who to ask.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: