Beranda > Keheningan > LAUTAN CAHAYA

LAUTAN CAHAYA

Si PHT (Praktisi HealingTouch) adalah seorang KAFIR yang melebihi KOMUNIS. Predikat ini dia terima dari seorang Guru pengajian (Apakah Itu-2). Pagi itu siPHT duduk menghadap kehalaman rumahnya. Pohon-pohon, daun-daun, bunga-bunga diam dalam hening, tiada sedikitpun angin. Udara pagi yang sejuk di-iringi kicau riang burung ‘ciklar’ dari dahan-dahan pohon. Dikejauhan terdengar sayup kokok ayam jantan bersautan. Deru suara kendaraan yang lalu berpadu dengan bunyi martil bertalu memukul plat baja, terdengar teratur dari rumah pengerajin ‘gambelan’. Rengekan si-kecil dari rumah tetangga sedang meminta sesuatu kepada neneknya. Dalam perhatian menyeluruh semua ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kesunyian suasana di-pagi itu.

Tiba-tiba secercah cahaya membersit, melesat dan membentuk hamparan lautan cahaya. Gelombang lautan cahaya membentang jauh dengan vibrasi suka-cita yang lembut dan sejuk. Sentuhan vibrasi dari gelombang lautan cahaya ini mengelus dirinya. Kata-kata tak mampu melukiskan suasana suka-cita yang memenuhi dirinya, karena pada saat ini siAku sirna, pikiran berhenti. Hal ini barangkali hanya berlangsung dua-tiga detik, ketika tersadar siPHT mendapatkan dirinya dalam linangan air mata yang berlimpah. Ini adalah air mata suka-cita dari kemiskinan batin yang sublim.

SiPHT barangkali telah sungguh menjadi proletar. Jangankan materi, kepercayaan pun dia tak punya, sehingga harapan dan rasa takutpun tak menjadi miliknya. Label KAFIR yang diberikan padanya tak jua sebagai miliknya. Dia hidup hanyalah hidup. Dia hidup dalam suka-cita dari kemurnian hati, dalam heningnya kemiskinan batin.

Kategori:Keheningan
  1. 16 Januari 2010 pukul 10:43 am

    baca2..aj
    sebenrnya g paham…

    • wayanwindra
      16 Januari 2010 pukul 11:05 am

      Untuk baca tulisan2 di Blog ini, mesti secara meditatif….ada kesungguhan, perhatian penuh, di-ulang2, lama2 barangkali anda akan paham.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: