Beranda > Uncategorized > SUNGGUH IRONIS

SUNGGUH IRONIS

Dalam setiap pidatonya Bapak SBY selalu mantap. Pencanangan pemberantasan korupsi merupakan agenda utama; dan seluruh rakyat indonesia mengelu-elukan dan menanti tindakan nyata dari pemerintahan Bapak SBY. Dan dari apa yang diberitakan kompas sungguh ironis, bukan…?

KOMPAS.com — Indonesia yang disebut-sebut sebagai salah satu bintang negara emerging markets ternyata merupakan negara terkorup dari 16 negara tujuan investasi di Asia Pasifik. Demikian hasil survei bisnis yang dirilis Political & Economic Risk Consultancy atau PERC,
Dalam survei tahun 2010, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara terkorup dengan mencetak skor 9,07 dari nilai 10. Angka ini naik dari 7,69 poin tahun lalu.

Dimanakah yang salah…? Apakah semua visi dan misi yang disampaikan hanyalah isapan jempol belaka…? Ataukah virus ‘mental korupt’ semakin menguat, sudah ketingkat sistemik…? Bagi teman-teman yang masih ada rasa peduli dengan kehidupan ber-bangsa dan ber-negara, tentulah merasa perlu mempertanyakan kondisi bangsa ini. Dan lebih jauh sebagai manusia-manusia, tidakkah kita mesti mempertanyakan kemanusiaan masing-masing diri kita, khususnya para penyelengara negara ini..?

Dan tulisan ini mengajak kita seluruh rakyat dan komponen bangsa untuk bertanya, dan melihat kedalam diri masing-masing. Apakah diantara kita tidak terjangkit virus ‘mental korupt’ ini? Siapapun diri kita, tiadalah berharga bila kita terjangkit, apalagi sampai memelihara virus mental korupt ini. Karena, virus ini…, disadari atau tidak…, cepat atau lambat pasti akan membawa bencana bagi bangsa kita. Dan Anda-Anda adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan kemanusiaan.

Ke-ber-sediaan kita untuk mempertanyakan kondisi bangsa yang menyangkut kondisi pribadi kita, membutuhkan kebesaran jiwa, kelapangan hati, KEJUJURAN. Bila sedikit saja ada kejujuran, maka anda akan melihat semua, dan disini tentu ada kesadaran diri; selanjutnya tindakkan hidup Anda akan dipenuhi keinsyafan. Inilah awal dari benih kebajikan yang mesti di tanam dalam sisa hidup Anda. Coba Anda bayangkan, betapa gembira dan bahagianya anak-cucu Anda dikemudian hari, saat mereka memetik buah-buah kebajikan yang Anda tanam sekarang…? Pernahkah Anda merenung dan memikir akan hal ini…? Lakukanlah…!!!

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: